Senja di Victoria
Adaptasi di tempat baru tentu tak mudah.
Namun, selalu ada romantisme bila banyak hal telah dilalui.
Kisah ini tidak hanya memberi wawasan tentang pengajaran bahasa, tetapi juga tentang pertukaran budaya serta pengalaman yang memperkaya sikap kita dalam menghadapi situasi dan dunia yang baru.
Ari Nursenja Rivanti mengungkap petualangannya saat pertama kali berperan sebagai pengajar bahasa Indonesia di Australia, khususnya mengelilingi berbagai lokasi di Victoria.
Dia merinci perjalanan emosional dan fisiknya, mulai dari kegembiraan hingga tantangan, momen berharga dengan murid-muridnya, serta hal unik di setiap tempat yang dia kunjungi.
Memoar dan romantisme sudut-sudut Victoria
Mengandung nilai-nilai budaya dan pendidikan
Mewakili perasaan orang-orang yang berkelana
Ari Nursenja Rivanti
Ari Nursenja Rivanti, lahir di Sukabumi 25 Februari 1992. Kelahirannya tepat bersamaan azan magrib dan matahari mulai tenggelam. Delapan belas tahun hidup di Sukabumi menghabiskan pendidikan di SD Negeri Pakujajar CBM, SMP Negeri 1 Kota Sukabumi, dan SMA Negeri 1 Kota Sukabumi.Ia melanjutkan kuliah di Universitas Pendidikan Bahasa Indonesia, jurusan Pendidikan Fisika dan Pendidikan Bahasa Inggris, namun keduanya gagal lolos seleksi mandiri, ditakdirkan di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia selama empat tahun. Ia kemudian melanjutkan kuliah di Pascasarjana dengan jurusan yang sama sampai sekarang, mencintai Dunia BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) karena melalui BIPA buku berjudul Senja di Victoria lahir dan dapat diterbitkan.